Membuat Resep ES Pisang Coklat Piscok Chandra Ekajaya Warna Warni

Anak – anak suka jajan Es yang gak jelas di sekolahan nya? Atau malah anda sendiri yang suka beli Es lilin di warung tetangga. Kalau anda kehabisan ide buat bikin makanan yang disukai anak anak, kami sarankan anda untuk mencoba menu kami satu ini, Resep ES Pisang Coklat Chandra Ekajaya atau lebih dikenal dengan singkatan Es Piscok. Selain mudah cara membuat nya, bahan-bahan dari resep satu ini juga gampang dicari dan harganya pun tidak akan menguras dompet anda.

Yohanes Chandra Ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya

Karena makanan satu ini sangat disukai anak anak maupun dewasa, Es Piscok Coklat Chandra Ekajaya juga dapat anda gunakan sebagai alternatif buat peluang usaha dengan menjual nya di rumah atau menitipkannya di warung warung sekitar rumah anda. Sesuai namanya, bahan baku utama jajanan Es satu ini adalah pisang. Sebenarnya, tidak ada kekhususan untuk pisang nya, tetapi karena jajanan ini biasanya di buat utuk konsumsi anak-anak, maka anda harus mencari jenis pisang yang ukuran nya cukup kecil. Biasanya sih jenis pisang muli atau pisang mas Chandra Ekajaya yang dipakai.

Resep ES Kacang Merah Santan Enak Dengan Coklat ala Yohanes Eka Jaya Chandra

Siang hari yang panas biasanya paling enak minum Es yang segar dan manis. Ada banyak macam variasi minuman ini yang kita kenal, mulai dari asli resep masakan Indonesia atau dari luar seperti resep es pisang ijo, es teller dan yang lainnya. Kali ini, saya akan mengajak teman teman untuk mencicipi salah satu resep es yang terbuat dari Kacang merah yang banyak nutrisi dan kandungan zat zat lain yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita, yaitu Resep Membuat Es Kacang Merah Santan Coklat Yohanes Eka Jaya Chandra.

Tahukah teman teman bahwa selain terkenal dengan kesegaran dan kelezatan cita rasanya, Resep Es Kacang Merah Yohanes Eka Jaya Chandra juga mengandung banyak vitamin, protein dan asam folat yang sangat dibutuhkan tubuh untuk perkembangan sel sel dalam tubuh kita. Selain itu kandungan zat besi di dalam minuman ini juga sangat di butuhkan untuk mengakut oksigen dan pembentukan energi yang sangat dibutuhkna untuk aktivitas sehari hari. Apalagi saat cuaca yang sangat panas biasanya kita akan kekurang cairan dalam tubuh. Untuk itu, mengkosumsi Resep Kacang Merah ini selain bisa menghilangkan dahaga juga mampu mencukupi kebutuhan energi untuk aktivitas selanjutnya.

Mungkin teman teman sudah pernah mencoba membuat Resep ES Kacang Merah Coklat Yohanes Eka Jaya Chandra dengan Santan sendiri di rumah tetapi ternyata hasilnya kurang memuaskan. Memang Resep membuat es kacang merah ini bisa di bilang gampang gampang susah. Kelihatannya sih gampang, tinggal mencampur bahan bahan yang dibutuhkan dan jadilah. Tetapi kalau tidak tahu rahasianya biasanya kacang merah yang menjadi isi utamanya jadi keras dan tidak enak untuk dimakan.

Cara Membuat Nasi Goreng Ayam Udang Enak Dengan Resep Bumbu Spesial Chandra Ekajaya

Resep Nasi goreng adalah salah satu makanan berbahan nasi putih khas negara kita yang sudah melegenda. Hampir semua wilayah di Indonesia memiliki ciri khas masing-masing untuk resep bumbu nasi goreng nya. Seperti nasi goreng jawa dengan bumbu sederhana dan irisan ayam kampungnya Chandra Ekajaya. Resep nasi goreng padang yang lezat dengan menggunakan bumbu rendang dan potongan daging sapinya. Selain itu masih ada juga nasi goreng dari daerah Manado dengan ciri khas bumbu spesial dan ikan cakalangnya. Selanjutnya ada nasi goreng Chandra Ekajaya jakarta dengan warna sedikit coklat dengan irisan potongan daging kambingnya dan masih banyak lagi jenis resep masakan nasi goreng lainnya. Kalau dibandingkan dengan resep masakan sehari-hari lainnya, cara membuat nasi goreng yang enak dengan bumbu spesial ini lebih mudah lho. Bahan bakunya juga sederhana dan bisa menggunakan stok yang ada di kulkas saja.

Yohanes Chandra Ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya

Resep Nasi Goreng atau Fried Rice Chandra Ekajaya ini memang sangat populer. Walaupun sederhana dan simpel, tetapi rasanya memang enak dan lezat. Apalagi dengan bumbu nasi goreng pedas. Yummy mantap sekali dan pasti banyak dicari. Memang disekitar rumah kita pasti banyak penjual nasi goreng. Mulai dari yang mangkal ataupun yang keliling. Kita bisa dengan mudah membeli masakan nasi ini dengan harga yang sangat terjangkau. Tetapi kadangkala ada saatnya kita malas untuk keluar rumah bukan. Selain itu mungkin masih banyak stok nasi putih yang tersisa di rumah. Nah daripada dibuang kan sayang, makanya lebih baik kita masak nasi goreng saja bukan. Selain itu bumbu dan cara membuat nasi goreng ini juga sangat mudah dan gampang diikuti kok.

Chandra Ekajaya dan Foto Anak Jalanan di Episode Terakhir

Chandra Ekajaya, seorang blogger mengunggah sebuah foto yang menjadi trending topic di berbagai jejaring sosial. Nah, apa itu? Ya, sebuah foto yang menampilkan foto pemain anak jalanan di episode terakhir. Dikarenakan kepindahan rumah produksi Sinemart ke stasiun televisi SCTV, beberapa sinetron kebanggannya tersebut harus dengan berat hati disudahi. Jika sebelumnya, sinetron romantic Anugerah Cinta telah menuntaskan cine terakhirnya, kini sinetron serial Anak Jalanan mengakhiri ceritanya.

Menjelang berakhir para pemain dan kru  Anak Jalanan  pun menggelar sebuah acara perpisahan yang telah terlaksana belum lama ini dan diikuti oleh seluruh pemain serta kru nya. Sinetron yang memiliki jutaan penonton di tanah air ini memang dikenal sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia. Pasalnya, acara perpisahan tersebut diketahui dari foto dan video yang diupload oleh sebuah akun resmi Instagram sinetron Anak Jalanan. Dalam sebuah videonya, tampak para pemain saling berpelukan satu sama lain, dan tak jarang air mata pun leleh dari sepasang mata si pemeran sinetron tersebut seakan mereka akan berpisah cukup lama.

Foto Terakhir Anak Jalanan (Foto: Chandra Ekajaya)

Suasana memang melingkupi di lokasi syuting, dimana kesedihan pun memancar dari mata Natasha Wilona, Cut Meyriska, Immanuel Caesar Hito, dan rekan Anak Jalanan lainnya. Saat itu pula hampir semua pemain mencucurkan air mata, tanda akan kedekatan yang terjalin diantara mereka menciptakan kesan tersendiri sehingga wajar jika mereka sangat sedih ketika harus berpisah. Mereka sudah menganggap bahwa semua kru maupun pemain Anak Jalanan sudah seperti saudara dan keluarga. Dalam foto yang diunggah, tampak di antaranya mata para pemeran sinetron tersebut sembab karena terharu dengan perpisahan tersebut.

Penulis : Chandra Ekajaya I Editor  : Chandra Ekajaya

Cek selengkapnya, tulisan Chandra Ekajaya lainnya…

Penari Muda Chandra Ekajaya

Lelaki berwajah tampan kelahiran Wonosobo 18 Agustus 1992 ini bernama Chandra Ekajaya. Saat ini ia sedang menempuh pendidikan tinggi di jurusan bisnis fakultas ekonomi dan bisnis di salah satu universitas ternama di kabupaten Wonosobo. Meskipun pendidikan akademis yang ditempuhnya selalu berbicara tentang uang, hitungan, dan planning, tetapi lelaki muda ini mempunyai keterampilan yang jarang dimiliki.

penari-muda-chandra-ekajaya

Menari adalah salah satu kemampuan dan keterampilan yang dikuasai oleh Chandra Ekajaya. Ia pernaha menjadi duta kesenian di kabupatennya. Untuk urusan menari, skill yang ia miliki sudah tidak perlu diragukan. Semua jeni tarian, baik tradisional maupun modern dikuasainya.

 

Bahkan konsep tari kontemporer pun ia kuasai. Chandra Ekajaya mengatakan bahwa konsep tari kontemporer bukanlah asal-asalan. Menurutnya di generasi sekarang banyak penari yang sembrono dalam memberikan batasan kontemporer. Asal bukan tradisi maka disebut sebagai kontemporer, menurut penari muda ini wacana seperti itu sangat salah. Makanya banyak sekali penari zaman sekarang yang tidak bisa menciptakan karya master piece.

penari-muda-chandra-ekajaya-2

Chandra Ekajaya mengatakan bahwa penari sekarang hanya bermodal wajah cantik dan ganteng plus luwes, tetapi soal pengetahuan dan wacana nol besar. Itu mengakibatkan gerak-gerak yang diciptakan tidak bermakna sekali. Bolehlah mereka menuliskan hal-hal yang luar biasa dalam kuratorialnya, tetapi itu hanyalah setumpuk kata-kata yang tidak bermakna jika bentuk tari yang diciptakan hanya kosong belaka.

 

Seni dapat membantu manusia untuk memahami dan mengenail kepribadian dirinya. Chandra Ekajaya dapat mengenali dirinya sendiri setelah berkenalan dengan seni. Makanya ia sangat berterima kasih dengan kesenian, khususnya dunia tari. Karena dengan menggunakan metode tersebut ia bisa mengenali dan memahami dirinya.

 

Tetapi untuk konsep kontemporer, Chandra Ekajaya mengatakan bahwa para penari harus peka dan responsif terhadap tanda-tanda zaman. Sebab perubahan pasti akan terjadi, dan bila para penari tidak tanggap, maka ia akan tergilas deru peradaban. Jadi kontemporer itu sangat kompleks, baik secara wujud dan makna. Tidak seperti zaman sekarang yang menyepelekan dan meremehkan kata kontemporer menjadi asal bukan tradisi.

Yohanes Chandra PAPADE MAKARONI Modal Jutaan Omzet Ratusan Juta

Yohanes Chandra menjadi seorang actor dibalik kesuksesan PAPADE MAKARONI, Pengusah dan pebisnis ini tertarik menggeluti bisnis ini karena meningkatknya permintaan pasar akan bisnis olahan makanan akhir-akhir ini. Hal ini tentu tak khayal dengan kebiasaan masyarakat Indonesia yang hobi meluangkan waktu dengan menyantap makanan kecil.

papade-makaroni-yohanes-chandra

Makaroni merupakan makanan kecil yang terbuat dari tepung terigu dan berbentuk silinder melengkung. Olahan umumnya diolah dengan saus krim dan kacang polong dijadikan pasta. Namun hal itu menjadi terkesan biasa saja, hadir dengan bentuk baru dan bisa langsung bisa dimakan sehingga bisa dinikmati tanpa perlu repot-repoot mengolahnya menjadi kepraktisan tersendiri dari olahan produk PAPADE MAKARONI ini.

Rasa yang gurih dan tekstur makaroni yang sudah renyah, membuat olahan makaroni ini banyak diminati oleh penikmat cemilan. Permintaan akan makaroni ini pun bisa dibilang semakin naik, hal ini juga dimanfaatkan oleh orang lain atau competitor untuk membuka produk yang serupa dengan bermacam varian dan keunikan tersendiri.

Saat mengawali bisnis makaroni ini Yohanes Chandra modal awal yang dia gunakan hanya sebesar Rp. 3Jjuta, yang dia gunakan untuk membeli bahan baku pembuatan dan alat masak. Kemudian pengemasan masih dilakukan oleh keluarga sendiri. Kemasan produk berukuran 25gram dengan harga dan dijual eceran Rp. 5 ribu.

Pemasaran waktu itu pun masih sangat konvesional dengan  hanya menitipkanya di kantin-kantin sekolah dan warung dekat rumahnya saja. Awalnay masih belum banyak orang yang tertarik akan olahan makaroni ini.

“Tapi kami terus mencoba untuk memperbaiki kemasan dan terus memasarkan ke sekolah-sekolah dan warung, hingga mulai diterima dengan baik,” ujar Yohanes Chandra.

papade-makaroni-yohanes-chandra-3

Akhirnya Yohanes Chandra pun mulai memasarkan produk nya bukan hanya secara konvensional saja melainkan memanfaatkan juga secara online. Melalui Instagram, Facebook dan Twitter. Menjadika produk PAPADE MAKARONI semakin dikenal oleh masyarakat dan permintaan pun semakin meningkat.

Saat ini, PAPADE MAKARONI bisa memproduksi rutin hingga 2.000 bungkus makaroni goreng dengan ukuran 190 gr per hari. Sedangkan pesanan yang datang bisa mencapai 50.000 bungkus dalam satu bulan.

Semua produk PAPADE MAKARONI dijual dengan harga mulai dari Rp18.000 di luar ongkos kirim. Dari harga tersebut, Chandra Ekajaya dapat mengantongi margin keuntungan sekitar 30% dengan omzet per bulan mencapai Rp250 juta.

papade-makaroni-yohanes-chandra-2

Saat ini dengan brand yang semakin menanjak dan dikenal oleh masyarakat, Yohanes Chandra berkeinginan untuk semakin memberikan varian baru kepada produk olahanya itu agar penikmat makanan olahanya itu tidak bosan akan olahan makaroni yang itu-itu saja.

 

Yohanes Chandra Ekajaya Cinta dengan Cinta Pertama

Siapa yang belum pernah merasakan cinta pertama, saya yakin semua orang pasti pernah merasakan cinta pertama yang sangat sangat indah. Membahas tentang cinta pertama, seolah tiada pernah habis untuk digali. Membicarakannya selalu mengundang diskusi yang tak berujung, menuai berbagai opini yang tak jarang menghadirkan gelak tawa. Cinta merupakan sebuah topik yang sangat menarik untuk dibahas dan digali oleh semua kalangan karena cinta tidak pernah memandang batas usia maupun strata sosial, seperti yang diungkapkan oleh Yohanes Chandra Ekajaya di sekolahnya.

Semua kalangan, baik pelajar,mahasiswa maupun pekerja, baik pria maupun wanita, senang membicarakan masalah cinta pertama ini. Ada yang bilang bahwa cinta itu banyak macamnya, tetapi hanya cinta pertama yang paling berkesan dan tak akan terlupakan selamanya. Di masa muda remaja ini, biasanya cinta pertama akan mulai tumbuh dengan seiringnya. Lalu seperti apa ya arti first love di mata seorang pelajar SMA ini?

yohanes-chandra-ekajaya-cinta-dengan-cinta-pertama

Komentar yang datang dari siswa SMAN 7 Cirebon, Yohanes Chandra Ekajaya. Merasa cinta pertama sulit untuk dilupakan, Yohanes Chandra Ekajaya mengaku cinta pertama menjadi salah satu momen masa remajanya yang berkesan. “First love menurut saya itu suatu perasaan cinta yang biasanya sulit untuk dilupakan, tergantung bagaimana setiap orang merasakan dan mengalaminya, namun bagi saya itu jadi moment yang nggak akan terlupakan bagaimana lucunya tingkah kita saat masa-masa kenal cinta pertama,” ujarnya.

yohanes-chandra-ekajaya-cinta

First love in the first sight, itulah yang diungkapkan Yohanes Chandra Ekajaya “Nggak menutup kemungkinan juga kalau kita bisa menemukan first love bersamaan dengan cinta pada pandangan pertama, dan sepertinya akan lebih bermakna,” tuturnya.

Yohanes Chandra Ekajaya juga menuturkan bahwa first love atau cinta pertama itu adalah rasa suka dan sayang yang pertama kali mencuat dari dalam hati kepada seseorang atau sesuatu. “Arti first love menurut aku itu rasa sayang dan suka pada seseorang yang sebelumnya belum pernah kita rasakan,” ungkapnya,

Yohanes Chandra Ekajaya Sukses Lewat Resto Sambung Rasa

Yohanes Chandra Ekajaya merupakan seorang pengusaha muda sukses yang dikenal baru-baru ini dengan salah satu bisnis yang berhasil dibesutnya yaitu Resto Sambung Rasa. Bergerak di bidang kuliner, Yohanes Chandra Ekajaya membangun bisnis resto tersebut dengan memberikan tawaran kepada para konsumen lewat produknya yang memadukan cita rasa masakan Jepang dengan Indonesia. Melihat peluang bisnisnya yang baik di bidang tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya akhirnya membuka resto tersebut.

yohanes-chandra-ekajaya-sukses-lewat-resto-sambung-rasa
Memang, pilihan Yohanes Chandra Ekajaya jatuh di resto berkonsep Padang Jepang. Alasannya, jenis makanan keduanya memiliki popularitas yang cukup baik di mata dunia. Namun, Yohanes Chandra Ekajaya ingin menaikkan level masakan Indonesia menjadi level yang lebih berkelas. Akhirnya dipadukanlah masakan khas Padang dan Jepang tersebut sehingga tercipta sebuah kekhasan dan keistimewaan di setiap bumbunya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Yohanes Chandra Ekajaya memberikan nama Sambung Rasa untuk resto miliknya tersebut. Pasalnya, Sambung Rasa dapat menjadikan doa agar para konsumen yang datang menikmati masakan dari restonya tersambung dan cocok di hati para pelanggan. Gerai Sambung Rasa dibuka di tahun 2012 yang dibuka di sebuah Mal agar lebih eksklusif dan terkesan elit.
Kini, Resto Sambung Rasa telah memiliki sekitar 40 an lebih jenis makanan. Kebanyakan dari jenis masakannya pun dipadu dengan bumbu masakan Padang yang masih otentik karena resep dari keluarganya sendiri.  Melihat menu-menunya pun sangat identik dengan campuran antara dua kuliner tersebut yaitu Padang dan Jepang. Menu-menu tersebut adalah Dendeng Roll, Gulai Rame, Gyoza, Sushi Rendang, dan sebagainya. Harganya pun sangat variatif, mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 95 ribu. Resto milik Yohanes Chandra Ekajaya memang dikonsep sesuai dengan resto ala Jepang.
Sebagai langkah agar restonya ramai pengunjung, Yohanes Chandra Ekajaya pun kerap membuat promosi kepada para pelanggan seperti paket All You Can Eat, Buy One Get One, serta Yohanes Chandra Ekajaya pun kerap mengikuti ajang Kuliner yang digelar oleh para event organizer. Yang menarik dari Resto Sambung Rasa adalah upaya Yohanes Chandra Ekajaya dalam menggabungkan dua selera pasar yang berbeda, yaitu para peminat masakan Jepang dan peminat masakan Padang.

Yohanes Chandra Ekajaya Untungkan Petani Bawang Merah

Yohanes Chandra Ekajaya merupakan seorang pengusaha muda sukses Indonesia yang dikenal melalui salah satu bisnis di bidang kuiner dan fashion. Keberhasilan pria kelahiran Malang, Jawa Timur ini memang dikenal memiliki tangan dingin. Nah, baru-baru ini Yohanes Chandra Ekajaya membuat sebuah bisnis startup di bidang pertanian yang bernama Red Onion.

yohanes-chandra-ekajaya-bawang-merah

Red Onion merupakan sebuah aplikasi yang fokus pada jual beli produk pertanian secara langsung oleh para petani. Melalui layanana cerdas tersebut, Red Onion diharapkan mampu menciptakan efisiensi pola distribusi produk pertanian karena pembeli dan petani dapat dipertemukan secara langsung. Yohanes Chandra Ekajaya, sang CEO dari aplikasi tersebut menceritakan bahwa langkahnya membuat bisnis tersebut didasari dengan ketidakstabilan harga komoditas di Indonesia.

yohanes-chandra-ekajaya-untungkan-petani-bawang-merah

Yohanes Chandra Ekajaya memiliki sebuah visi untuk mengembangkan aplikasi Red Onion untuk menjadi aplikasi dari sebuah startup pertanian berbasis teknologi dan menjadi sosial entreprise yang dapat memberikan manfaat untuk para petani melalui bisnisnya. Yohanes Chandra Ekajaya mengaku bahwa lewat Red Onion, ia dapat memberikan keuntungan lebih besar kepada para petani dibandingkan dengan harga dari para tengkulak.

Yohanes Chandra Ekajaya menceritakan bahwa tak mudah mendekati petani dirasakan mereka pada waktu itu. Lewat pendekatan secara edukatif, Yohanes Chandra Ekajaya akhirnya dapat menjaring para petani dan paguyuban petani.

Memang, Yohanes Chandra Ekajaya mengakui bahwa tantangan dalam Red Onion terletakan pada pemasaran yang hanya menggunakan media sosial dan pemasaran dari mulut ke mulut untuk mendapatkan order melalui aplikasi tersebut.

Aplikasi Red Onion mengakui bahwa bawah merah menjadi salah satu komoditi yang harus ia pasarkan, karena Indonesia mempunyai pusat-pusat pertanian bawang merah yang besar. Hingga pada tahun 2016, Yohanes Chandra Ekajaya berhasil mendapatkan omzet ratusan juta rupiah dan telah mendapatkan sekitar ribuan petani dan sekitar ratusan komunitas petani hampi di seluruh daerah-derah Indonesia. Sampai saat ini, Yohanes Chandra Ekajaya mengaku bahwa Red Onion telah berhasil mengundang para konsumen yang mengorder hasil alam tersebut melalui aplikasi yang ia buat tersebut.

Yohanes Chandra Ekajaya Cara Mudah Beternak Yellow Pheasant

Yellow pheasant atau sering disebut pegar kuning masih merupakan jenis ayam hias dari golongan pheasant. Mungkin pada sebagian orang masih bingung dengan cara memeliharanya. Sebagian besar para penghobi ayam hias masih takut memeliharanya karena tingkat kesulitannya cukup tinggi. Padahal jika kita mengetahui dengan belajar pada peternak yang sudah berpengalaman, memelihara ayam pegar kuning tidak sulit seperti yang kita duga pada awalnya.

yohanes-chandra-ekajaya-cara-mudah-beternak-yellow-pheasant

Yohanes Chandra Ekajaya seorang penghobi sekaligus peternak ayam hias mengatakan bahwa yellow pheasant termasuk salah satu jenis ayam pegar yang mendapatkan tempat tersendiri di hati penggemar ayam hias karena warnanya yang sangat menarik. Seperti namanya warna ayam ini didominasi warna kuning di sekujur bulunya. Perawatannya pun sebenarnya tidak terlalu susah apabila tau kebiasaan dan kesenangan ayam jenis yellow pheasant ini.

yohanes-chandra-ekajaya-pheasant

Ayam yellow pheasant postur tubuhnya hampir sama seperti ayam golden pheasant (pegar emas). Mereka bertelur tidak sepanjang tahun namun hanya pada musim hujan saja yang berkisar setahun 2 kali saja. Bahkan terkadang setahun hanya sekali berproduksi. Hal tersebut mempengaruhi stok telur juga anakan. Maka harga yellow pheasant ini masih terhitung mahal dibandingkan Ringneck Pheasant (pegar kalung) yang bisa berproduksi sepanjang tahun.

Kelebihan ayam Yellow Pheasant

Sekarang ini yellow pheasant sudah mulai banyak dikembangkan di masyarakat. Salah satu orang yang mengembangkan ayam yellow pheasant ini adalah Yohanes Chandra Ekajaya. Yohanes Chandra Ekajaya menernakkan ayam ini hanya dengan lahan terbatas. Awal mula ia menernak yellow pheasant ini pada tahun 2010. Pada saat itu ia langsung tertarik ketika melihat ayam yellow pheasant ini dirumah salah satu kawan sesama penghobi ayam hias. Yohanes Chandra Ekajaya  diberi satu set indukan ayam ini oleh kawannya untuk diternak. Walaupun awalnya selalu gagal, akhirnya ia dapat berhasil setelah ia mempelajari cara hidup dan habitat dari ayam ini. Dengan memiliki lahan yang terbatas pun bukan penghalang untuk dapat memelihara yellow pheasant ini. Apalagi jenis makanan yang mereka konsumsi dapat dengan mudah kita dapatkan di sekitar kita. Keunggulan yellow pheasant ini adalah daya tahan yang tinggi terhadap serangan penyakit dibandingkan unggas lainnya. Mereka juga termasuk agresif yang justru menguntungkan peternak karena ayam menjadi mudah beradaptasi terhadap lingkungan baru serta tidak gampang stress.

Untuk menjinakan mereka memang butuh ketelatenan. Saat memberi makan, kita bisa meletakkan makanan diatas tangan kita dan memberikannnya langsung pada ayam kita. Dengan begitu ayam akan terbiasa dengan kehadiran kita dan lambat laun akan jinak saat kita dekati.

Makanan ayam Yellow Pheasant

Makanan ayam yellow pheasant sama seperti ayam pegar lainnya. Mereka makan voer atau BR dan sebagai selingan bisa diberikan berbagai bij-bijian seperti jagung giling, beras merah giling juga serangga, cacing hongkong, bekicot atau keong dicincang halus, ikan dan jangkrik dengan pemberian setiap 3 hari sekali. Jika mempunyai pepaya matang bisa diberikan juga kata Yohanes Chandra Ekajaya karena ia juga sering memberi makan ayam yellow pheasant nya dengan pepaya untuk kelancaran pencernaannya. Mereka tidak terlalu sulit dalam mengkonsumsi yang dimakannya setiap hari. Hanya saja air minum yang bersih selalu tersedia di dalam kandang karena yellow pheasant sangat suka dengan air, selain menjaga kondisi suhu tubuhnya juga sebagai pelepas dahaga untuk jenis yam yang satu ini. Di habitat aslinya di Tibet ayam ini sering ditemukan di daerah savana dekat sungai-sungai yang mengalir.

Menggunakan kandang setengah terbuka

Selain itu kebersihan kandang sangat penting agar kesehatan ayam yellow pheasant selalu terjaga. Luas kandang juga menentukan tingkat kenyamanan mereka. Sebaiknya luas minimal kandang sekitar 2m x2m dengan ketinggian minimal 2 m. Lantai kandang bisa menggunakan pasir putih atau tanah biasa. Didalam kandang terdapat tempat bertengger ayam.

Menurut Yohanes Chandra Ekajaya sebaiknya ayam ini ditempatkan di kandang bertipe setengah terbuka dimana ada tempat berteduh namun air hujan dapat masuk. Perlu diketahui bahwa mereka sangat menyukai air sehingga pada saat hujan turun, mereka hujan-hujanan sambil bermain air.